Sabtu, 13 April 2013

Perilaku Konsumen, Perilaku Produsen, Biaya dan Penerimaan

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Pendekatan perilaku konsumen terdiri dari 2 bagian yaitu :

  • Pendekatan Kardinal atau Cardinal Approach

Menurut pendekatan kardinal kepuasan seorang konsumen diukur dengan satuan kepuasan (misalnya:uang). Setiap tambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan menambah kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut dalam jumlah tertentu. Semakin besar jumlah barang yang dapat dikonsumsi maka semakin tinggi tingkat kepuasannya. Konsumen yang rasional akan berusaha untuk memaksimalkan kepuasannya pada tingkat pendapatan yang dimilikinya. Besarnya nilai kepuasan akan sangat bergantung pada individu (konsumen) yang bersangkutan. Tingkat kepuasan konsumen terdiri dari dua konsep yaitu, Kepuasan total (total utility) adalah kepuasan menyeluruh yang diterima oleh individu dari mengkonsumsi sejumlah barang atau jasa. Sedangkan kepuasan tambahan (marginal utility) adalah perubahan total per unit dengan adanya perubahan jumlah barang atau jasa yang dikonsumsi.

  • Pendekatan Ordinal atau Ordinal Approach

Dalam Pendekatan Ordinal daya guna suatu barang tidak perlu diukur, cukup untuk diketahui dan konsumen mampu membuat urutan tinggi rendahnya daya guna yang diperoleh dari mengkonsumsi sekelompok barang. Pendekatan yang dipakai dalam teori ordinal adalah indefference curve, yaitu kurva yang menunjukkan kombinasi 2 (dua) macam barang konsumsi yang memberikan tingkat kepuasan sama

Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Definisi lain, elastisitas mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

KONSEP ELASTISITAS:

  • Elastisitas Harga Permintaan (the price elasticity of demand)

Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan/ respon jumlah permintaan akibat perubahan harga barang tersebut atau dengan kata lain merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun Dan sebaliknya.

  • Elastisitas Silang (The Cross Price Elasticity of demand)

Permintaan konsumen terhadap suatu barang tidak hanya tergantung pada harga barang tersebut. Tetapi juga pada preferensi konsumen, harga barang subsitusi dan komplementer Dan juga pendapatan.

  • Elastisitas Pendapatan (The Income Elasticity of Demand)

Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan konsumen akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas pendapatan.


Perilaku Produsen

Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut sebagai Pegusaha (entrepreneur). Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.

Fungsi produksi adalah suatu bagian fungsi yang ada pada perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi. Dengan mengatur kegiatan itu maka diharapkan proses produksi akan berjalanlancar dan hasil produksi pun akan bermutu tinggi sehingga dapat diterima oleh masyarakat pemakainya.

Persoalan least cost combination adalah menentukan kombinasi input mana yang memerlukan biaya terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan. Dalam hal ini pengusaha masih dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk tertentu selama nilai input yang digantikan atau disubstitusi masih lebih besar dari nilai input yang menggantikan atau yang mensubstitusi. Jadi, selama DX2.P2 > DX1.P1 maka penggantian DX2 oleh DX1 masih menguntungkan.


Biaya dan Penerimaan

Menurut beberapa ahli, biaya dapat diartikan sebagai berikut :
  • Menurut Mulyadi (2005:8) biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang di ukur dalam uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Menurut Mursyidi (2008:14) biaya adalah suatu pengorbanan yang dapat mengurangi kas atau harta lainnya untuk mencapai tujuan, baik yang dapat dibebankan pada saat ini maupun pada saat yang akan datang.
  • Menurut Armanto Witjaksono (2006:6) biaya adalah pengorbanan sumber daya untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sebagai akuntan mendefinisikan biaya sebagai satuan moneter atas pengorbanan barang dan jasa untuk memperoleh manfaat dimasa kini atau masa yang akan datang.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi atau sumber daya berupa barang dan jasa yang diukur dalam satuan uang dengan tujuan untuk memperoleh suatu manfaat yaitu peningkatan laba di masa mendatang.

Macam-macam biaya :
1. Biaya investasi (First or Investment Cost) adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh entitas investor dalam perolehan suatu investasi misalnya komisi broker, jasa  bank, biaya legal dan pungutan lainnya dari pasar modal.
2. Biaya Operasi dan Pemeliharaan (Operation and Maintenance Cost) adalah biaya yang dikeluarkan oleh Transporler untuk pengoperasian dan pemeliharaan Fasilitas.contoh beban penyusutan, beban pemasaran
3. Biaya tetap (Fixed cost) adalah biaya tetap merupakan biaya yang secara total tidak mengalami perubahan,walaupun ada perubahan volume produksi atau penjualan (dalam batas tertentu). Artinya kita menganggap biaya tetap konstan sampai kapasitas tertentu saja, biasanya kapasitas produksi yang dimiliki. Namun, untuk kapasitas produksi bertambah, biaya tetap juga menjadi lain. Contoh biaya tetap adalah seperti gaji, penyusutan aktiva tetap, bunga, sewa atau biaya kantor dan biaya tetap lainnya.
4. Biaya marjinal adalah biaya tambahan yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu unit tambahan produk. Contoh pembelian mesin,bangunan dan lain-lain.
5. Biaya langsung (Direct  Cost)
adalah biaya-biaya untuk pengadaan sumber daya yang terkait secara langsung dengan pelaksanaan setiap kegiatan yang tercantum dalam pay item kontrak.
    - Peralatan
    - Bahan baku
    - Tenaga Kerja
    - Subkontraktor
6. Biaya satuan (Unit Cost) adalah biaya yang dihitung untuk satu satuan produk pelayanan, diperoleh dengan cara membagi biaya total (TC) dengan jumlah/kuantitas output atau total output (TO) atau : UC = TC/TO contoh biaya satuan rawat inap (kamar) kelas I, II, III, biaya satuan rawat jalan.
7. Biaya berulang (Recurring cost) adalah biaya yg secara berulang dikeluarkan menghasilkan produk yang sama dan berulang secara teratur.
8. Biaya Hangus adalah biaya yang telah terjadi di masa yang lalu dan tidak mempengaruhi perkiraan biaya di masa yang akan datang dalam penentuan tindakan.
9. Biaya terbenam (Sunk or Past cost) adalah biaya yang tidak dapat kembali.
Contoh: kelebihan nilai buku atas nilai sisa, supervisor pabrik dan penyusutan bangunan.

Menurut Johnson dan Medinnus (1967) pengertian penerimaan adalah “pemberian cinta tanpa syarat sehingga penerimaan orang tua terhadap anaknya tercermin melalui adanya perhatian yang kuat, cinta kasih terhadap anak serta sikap penuh kebahagiaan mengasuh anak”.

Sedangkan menurut Coopersmith (1967) penerimaan orang tua terungkap melalui “perhatian pada anak, kepekaan terhadap kepentingan anak, ungkapan kasih sayang dan hubungan yang penuh kebahagiaan dengan anak”.

Serta pernyataan Coopersmith dalam Walgito (1993) menyatakan pula penerimaan orang tua dicerminkan dalam perhatian orang tua terhadap anak, tanggap kebutuhan dan keinginan anak, adanya kasih sayang dan kehangatan orang tua dengan anak.

Ditambahkan pula oleh Hurlock (1978), konsep penerimaan orang tua ditandai oleh: perhatian besar dan kasih sayang anak. Orang tua yang menerima akan memperhatikan perkembangan kemampuan anak dan memperhitungkan minat. Anak yang diterima umumnya bersosialisasi dengan baik, kooperatif, ramah, loyal, secara emosional stabil, dan gembira.

Keuntungan maximum adalah keuntungan penuh dari output yang telah di produksi sebelumnya.

  • Pendekatan Total

Laba Total (p) adalah perbedaan antara penerimaan total (TR) dan biaya total (TC). Laba terbesar terjadi pada selisih posistif terbesar antara TR dengan TC.  Pada selisih negative antar TR dengan TC perusahaan mengalami kerugian, sedang jika TR = TC perusahaan berada pada titik impas.
  • Pendekatan Marginal

Perusahaan memaksimumkan keuntungan pada saat penerimaan marginal (MR) sama dengan biaya marginal (MC).Biaya Marginal (MC) adalah perubahan biaya total perunit perubahan output. Penerimaan Marginal (MR) adalah perubahan penerimaan total per unit output atau penjualan.Hasil Penjualan Marjinal,satu konsep (istilah) mengenai hasil penjualan yang sangat penting untuk diketahui dalam analisis penentuan harga dan produksi oleh suatu perusahaan adalah pengertian hasil penjualan marjinal (MR yang merupakan singkatan dari perkataan Marjinal’Revenue), yaitu tambahan hasil penjualanjangdiperoleh perusahaan dari menjual satu unit lagi barangyang diproduksikannya.
  • Pendekatan Rata-rata
Hasil Penjualan Rata-rata,untuk suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna hasil penjualan rata-rata (AR) adalah harga barang yang diproduksi perusahaan adalah Rp 3000 maka d0=AR0= MRQ adalah kurva permintaan yang dihadapi perusahaan.

Referensi :

Selasa, 02 April 2013

PENJADWALAN PROSES

Link :

1. http://abangadit.blogspot.com/2013/03/pendahuluan-proses-penjadwalan.html
2. http://briliyan-iyannews.blogspot.com/2013/04/algoritma-penjadwalan-nonpreemptive.html
3. http://onemillionsensation.wordpress.com/
4. http://maeement.blogspot.com/2013/04/penjadwalan-proses_2.html
5. http://pietrajayaramadhan.blogspot.com/2013/04/sistem-operasi-priority-scheduling.html

ini adalah kelanjutan makalah berikutnya..


LANDASAN TEORI


Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di system operasi yang berkaiitan dengan urutan kerja yang dilakukan system computer. Penjadwalan bertugas memutuskan :
·         Proses yang harus berjalan.
·         Kapan dan selama berapa lama prose situ berjalan

Kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerja penjadwalan :
·         Adil (fairness)
·         Efisiensi
·         Waktu tanggap (response time)
·         Turn around time
·         Throughput

Dapat terdapat tiga tipe penjadwalan berada secara bersama-sama pada system operasi yang kompleks, yaitu :
1.      Penjadwalan jangka pendek
2.      Penjadwalan jangka menengah
3.      Penjadwalan jangka panjang

Terdapat dua strategi penjadwalan, yaitu :
1.      Penjadwalan Non Preemptive
Jika proses sedang menggunakan CPU proses tersebut akan membawa CPU sampai proses tersebut melepaskannya (berhenti dalam keadaan wait).
2.      Penjadwalan Preemptive
Pada saat proses sedang menggunakan CPU, CPU dapat diambil alih oleh proses lain. Dalam hal ini harus selalu dilakukan perbaikan data.

Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyeleksian proses.
Dispatch Latency adalah waktu yang dibutuhkan untuk menghentikan suatu proses dan menjalankan proses yang lain.

Algoritma Penjadwalan :

·         First Come First Served Scheduling(FCFS)
·         Shortest Job First  Scheduling (SJF)
·         Priority Scheduling
·         Round Robin Scheduling
·         Multilevel Queue Scheduling
·         Multilevel Feedback Queue Scheduling
·         Guaranteed Scheduling

PENJADWALAN PROSES

Konsep Dasar Penjadwalan Proses.
  • Preemptive Scheduling.
Pada saat proses sedang menggunakan CPU à CPU dapat diambil alih oleh proses lain. Dalam hal ini harus selalu dilakukan perbaikan data.

  • Dispatcher.

Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyeleksian proses.




REFERENSI


Jumat, 29 Maret 2013

OSI, TCP/IP, COMMAND INTERPRETER


Yang kita bahas pada sesi adalah tentang OSI, TCP/IP, dan apa tujuan dari COMMAND INTERPRETER...

Pengertian OSI
Suatu jaringan computer LAN digunakan dengan memperhatikan arsitektur standar yang dibuat lembaga standar industry dunia. Standar jaringan yang saat ini diakui dunia adalah The Open System Connection atau OSI yang dibuat oleh lembaga ISO (The Unternal Standar Organization) Amerika Serikat, seluruh fungsi kerja jaringan computer dan komunikasi antar terminal diatur dalam standar ini.

OSI adalah suatu standar komunikasi antar mesin yang terdiri atas 7 lapisan. Ketujuh lapisan tersebut mempunyai peran dan fungsi yang berbeda satu terhadap yang lain.


Lapisan 1 : Phisical
Lapisan terendah ini mengatur sinkronisasi pengiriman data spesifikasi mekanik, elektrik dan interface antar terminal, seperti besar tegangan, frekuensi, impedansi, koneksi pin dan jenis kabel.

Lapisan 2 : Data Link
Pada lapisan ini data diubah dalam bentuk paket, sinkronisasi paket yang dikirim maupun yang diterima persiapan saluran antara terminal, pendeteksi kesalahan yang terjadi saat pengiriman data dan pengendalian akses saluran.

Lapisan 3 : Network
Lapisan ini menentukan rute pengiriman dan pengendalian kemacetan, agar data sampai ditempat tujuan dengan benar.

Lapisan 4 : Transport
Lapisan ini mengatur keutuhan data, menerima data dari lapisan session dan meneruskannya kelapisan network lapisan ini juga memeriksa apakah data telah sampai dialamat yang dituju.

Lapisan 5 : session
Lapisan ini menyiapkan saluran komunikasi dan terminal dalam hubungan antar terminal. Mengkoordinasikan proses pengiriman dan penerimaan serta mengatur pertukaran data.

Lapisan 6 : presentation
Pada lapisan ini dilakukan konversi data agar data yang dikirim dapat dimengerti oleh penerima, kompresi teks dan penyajian data

Lapisan 7 : application
Lapisan paling tinggi ini mengatur interaksi pengguna komputer dengan program aplikasi yang dipakai. Lapisan ini juga mengatur pemakaian bersama data dan peralatan, pengiriman file dan pemakaian database.

TCP/IP (Transmission control protocol/internet protocol)
TCP/IP adalah sekumpulan protocol yang di desain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada Wide Area Network (WAN). TCP/IP terdiri atas sekumpulan protocol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. Protocol ini merupakan komunikasi utama dalam internet. Protocol ini memungkinkan system  apapun yang terhubung kedalamnya bisa berkomunikasi dengan system lain tanpa harus memperdulikan bagaimana remote system DARPA (Defence Advance Research Projects Agency) menandai dan pembuatan paket switching eksperimental yang diberi nama ARPANET. Karena dinilai sukses makan banyak organisasi lain yang menghubungkan dari dengan jaringan itu. Kemudian karena besarnya jaringan dilakukan pengembangan ke dalam protocol yang lebih umum yaitu TCP/IP.

TCP/IP adalah program 2 layer. Layer yang paling atas transmission control protocol, (TCP) mengatur assembly dari pesan atau file ke dalam backet. Packet yang lebih kecil yang akan di transmissikan melalui internet dan diterima oleh TCP  layer yang akan menassembly packet ke dalam pesan/bentuk yang sebenarnya. Layer yang paling bawah internet protocol (IP), menghandle address part of dari tiap packet sehingga akan menjamin paket akan sampai ketujuannya.

TCP/IP menggunakan model client/server dalam berkomunikasi dimana computer user (client) meminta kepada komputer lain dan akan disediakan service tersebut oleh computer lain itu server.

Internet dibentuk dari fungsi TCP/IP ini banyak sekali protocol di internet dijalankan dengan atau oleh TCP/IP. Protocol seperti Word Wide Web’s Hypertext Transfer Protocol (HTTP), file transfer protocol (FTP), teinet (teinet) dab simple mail transfer protocol (SMTP).

  •    Keunggulan TCP/IP :

a)      Open protocol standars
Independent terhadapat perangkat keras computer, system operasi dll. Ideal untuk menyatukan mesin-mesin dengan oerangkat keras dan lunak yang berbeda walaupun tidak terhubung dengan internet.
b)      Tidak tergantung pada perangkat keras jaringan tertentu sehingga TCP/IP cocok untuk berbagi macam jaringan. Misal Ethernet, Token, Ring, Dial-up, Line, X-25, dll.
c)      Cara pengalamatan bersama
Memungkinkan device TCP/IP mengindentifikasikan secara unik devoce yang lain diseluruh jaringan walaupun ia merupakan jaringan global (Dunia).
d)     Protocol level tinggi yang di standarkan untuk konsisten, sehingga yang lain diseluruh servis user yang luas.

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah nama protocol jaringan, protocol ini sering digunakan sebagain protocol jaringan yang universal terutama pada internet, dan mempunyai kemampuan jaringan yang sangat baik, tetap protocol ini membutuhkan konfigurasi yang cukup sulit. Pengalamatan jaringan tidak seperti Physical addresses yang melembur ke dalam hardware manapun. Pengalamatan jaringan diberikan oleh administrator jaringan dan secara logika dikonfigurasikan ke dalam device jaringan.
Sekumpulan protocol TCP/IP di modelkan dengan empat layer TCP/IP, sebagai berikut :




  •     Cara kerja TCP/IP

Ketika e-mail dikirim, maka e-mail tersebut diproses oleh protocol TCP/IP (Transmition control protocol). Pada saat diolah protocol TCP ini melindungi data yang hendak di kirim. Pada TCP juga ditambahkan data berupa 16 bit 5 obrce. Part number dan 16 bit destination part number (analog dengan nama si pengirim dan penerima). Setiap data dip roses oleh protocol TCP, data ini diteruskan ke protocol dibawah TCP, yaitu IP (Internet protocol). IP adalah protocol di internet yang mengurusi masalah pengalamatan dan mengatur pengiriman paket data sehingga ia sampai ke alamat yang benar.

            Alamat computer haruslah unik, dalam internet ini disebut sebagai IP Adress, Ip address biasanya di tulis sebagai 4 urutan decimal yang dipisahkan dengantitik, contoh penulisan Ip address : 123.92.122.144, setiap bilangan tersebut berupa salah satu bilangan yang berharga di antara 0-255.

            Paket Ip terdiri atas paket yang diterimanya dari TCP, ditambah dengan beberapa data tambahan diantaranya ialah 32 bit source Ip address, 32 bit destination IP Address. Setelah paket-paket data diproses menjadi paket IP, lalu dikirimkan ke protocol yang berada di network interface layer. Network Interface Layer adalah bagian lapisan komunikasi data yang berfungsi untuk mengatur akses data ke mediaum data dari media fisik.

4 lapisan pokok TCP/IP :
- Aplikasi
- Transport
- Internet Layer
- Network Layer

Tujuan dari command interpreter
Agar pengguna dapat membuat permintaan tanpa menulis program.
Biasanya command interpreter terpisah dengan kernel karena konsep mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumberdaya sistem, dikarenakan tiap mesin virtual terpisah dari mesin virtual yang lain.

Sekian Tulisan ini dibuat semoga bermanfaat bagi kalian semua J Terima Kasih. 

Jumat, 22 Maret 2013

Ruang Lingkup Ekonomi & Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran


   Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Secara garis besar ekonomi dapat diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Sedangkan ilmu yang mempelajari ekonomi disebut ilmu ekonomi.

   Perkembangan ilmu ekonomi dimulai pada abad 18 yang pemikirannya diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Dan hingga kini walaupun ekonomi sulit untuk disimpulkan, ekonomi tetap digunakan untuk memahami, menganalisis dan memperkirakan fenomena di dunia nyata seperti inflasi, perdagangan internasional dan nilai tukar.

   Sedangkan, Sistem Ekonomi adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk mencapai suatu kemakmuran didalam negara tersebut.

Tahukah anda perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro? mari kita bahas bersama-sama..

   Ekonomi Mikro dilihat dari harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja). Tujuan analisis lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat. Ekonomi mikro pasar dibedakan menurut individu komoditi, misalnya pasar beras, pasar jagung, pasar pakaian dan lain-lain. Pasar dalam Ekonomi Mikro mempunyai tiga fungsi penting, yaitu :
  1. Pasar berfungsi untuk menyebarkan informasi dan menyampaikan informasi kepada pelaku ekonomi melalui harga barang dan jasa.
  2. Pasar berfungsi untuk memberikan insentif kepada pelaku ekonomi. Konsumen akan menggunakan sumberdaya (uang) yang terbatas dengan hati-hati agar mendapatkan kepuasan yang maksimal dari uang tersebut. Demikian juga produsen akan terdorong meningkatkan produksi dan menekan biaya produksi agar bisa meraih keuntungan yang tinggi. Keuntungan adalah insentif yang sangat kuat dibelakang aktifitas manusia.
  3. Pasar mendistribusikan pendapatan sesuai dengan usaha dan ketrampilan yang dimiliki oleh setiap individu. Bisnis yang berani mengambil resiko dan membuat keputusan dengan benar besar kemungkinan akan mendapatkan keuntungan yang tinggi dibandingkan dengan bisnis yang salah mengambil keputusan dan tidak berani mengambil resiko.
   Sedangkan, Ekonomi Makro dilihat dari harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan). Tujuan analisis lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi makro juga mempelajari kebijakan ekonomi dan pengaruhnya terhadap varaibel-variabel ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, dan variable agregat lainnya. Dibedakan berdasarkan jenis komoditi aggregate yang ditransaksikan, yaitu pasar barang, pasar tenaga kerja, dan pasar uang atau financial.

   Setiap manusia pasti punya masalah dalam menjalani hidup ini, masalah yang dihadapi dapat bersifat internal dan eksternal. Begitu juga dalam bidang ekonomi, Didalam bidang ekonomi Menurut aliran Modren, Ekonomi mengakomodasikan masalah ekonomi dalam tiga masalah pokok yaitu:
  1. Barang dan jasa apa yang akan dihasilkan/diproduksi dan berapa jumlahnya(what). Masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan diproduksi (what). Sangatlah tidak mungkin untuk memproduksi semua jenis benda pemuas kebutuhan. Setelah ditentukan apa yang akan diproduksi, kemudian diputuskan berapa jumlah barang yang harus diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang dibutuhkan untuk proses produksi.
  2. Bagaimana barang dan jasa itu di hasilkan / diproduksi (how). How berkaitan dengan teknik bagaimana cara menghemat sumber daya untuk menghasilkan produksi maksimal. Misalnya saja dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. Cara ini bisa mempercepat proses produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan banyak.
  3. Untuk siapa barang dan jasa itu dihasilkan (for whom). Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah untuk siapa (for whom) barang yang akan diproduksi? siapa yang harus menikmati? Apakah barang-barang yang diproduksi tersebut akan didistribusikan menurut ukuran pendapatan, kekayaan atau kelompok tersebut dimasyarakat.
   Pengaruh Mekanisme Harga. Dalam krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak yang mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu di ingat bahwa sebagian besar negra yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan barang-barang dari negara-negara sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri.

Di dalam sistem perekonomian ada macam-macam sistem perekonomian, yaitu :
  1. Sistem Ekonomi Liberal
  2. Sistem Ekonomi Sosialisme
  3. Sistem Ekonomi Campuran

   Pada masyarakaat modern seperti sekarang ini, manusia akan membutuhkaan barang-barang yang dihasilkan oleh orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia akan selalu berusaha untuk memperoleh barang-barang yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan tingkat kemampuan untuk membelinya. Maka dari itu dibutuhkan teori penawaran dan permintaan, dalam ilmu ekonomi teori penawaran dan permintaan, adalah menggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang.

   Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga sumber produksi.
  • Tingkat produksi.
  • Ekspektasi/perkiraan.

   Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga barang lain yang berkaitan.
  • Tingkat pendapatan.
  • Selera konsumen.
  • Ekspektasi/perkiraan.

   Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:

“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”

Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).

   Hukum penawaran bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:

“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”

Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

   Terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penawaran dan perminta. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi permintaan terhadap barang dan jasa, antara lain :
  • Tingkat pendapatan seseorang/masyarakat
  • Jumlah penduduk
  • Selera penduduk
  • Fluktuasi ekonomi
  • Harga barang yang di tuju
  • Harga barang subsitusi
  • Faktor lain (harapan, hubungan sosial, dan politik)

Sedangkan, Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penawaran terhadap barang dan jasa, antara lain :
  • Harga barang yang dituju
  • Biaya produksi dan ongkos
  • Tujuan produksi
  • Teknologi yang digunakan
  • Harga barang subsitusi
  • Lain hal (factor sosial/politik)

   Sekarang kita akan membahas penentuan harga keseimbangan. Harga keseimbangan atau harga ekulibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli dan penjual dimana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Sehingga terjadilah transaksi antara penjual dan pembeli.

Demikian tulisan yang saya buat untuk membahasa “Ruang Lingkup Ekonomi & Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran” J

Referensi :





Kamis, 29 November 2012

Kumpulan soal IPA Kelas XII


1. organisme yang tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makananya sendiri melalui peristiwa fotosintesis seperti halnya tumbuhan, disebut dengan …
   a. phylum
   b. fungi           
   c. protista
   d. protozoa
   e. virus
   Jawaban: b

2. jamur yang hidup pada organisme yang sudah mati disebut …
   a. parasitis
   b. hifa
   c. miselium
   d. saprofitis
   e. heterotrof
   jawaban: d

3. parasitis adalah …
    a. jamur yang hidup pada organisme lain yang masih hidup
    b. jamur yang hidup pada organisme lain yang sudah mati
    c. jamur yang hidup pada organisme lain
    d. jamur yang hidup pada organisme yang sama
    e. jamur yang hidup pada organism
    jawaban: a

4. jamur merupakan organisme …
    a. hifa
    b. miselium
    c. Kitin
    d. Parasitis
    e. Eukariot
    jawaban: e

5. dinding sel jamur tersusun dari …
    a. saprofitis
    b. mioselium
    c. kitin
    d. eukariot
    e. hifa
    jawaban: c

6. contoh bentuk tubuh jamur yang berbentuk satu sel adalah …
    a. ragi
    b. tempe
    c. roti
    d. kuping
    e. merang
    jawaban: a

7. nama latin dari ‘ragi’ adalah …
    a. sacharomyces sereviceace
    b. volvariella volvaceae
    c. saccharomyces sp.
    d. Auricularia polytricha
    c. Lentinulla edodes 
    Jawaban: a 

8. struktur jamur multi seluler memiliki sel-sel memanjang menyerupai batang (filemen) disebut …
   a. eikariot
   b. hifa
   c. parasitis
   d. miselium
   e. protozoa
   jawaban: b

9. saat ini di kenal lebih dari 60.000 jenis jamur, menurut …
    a. albert einsten
    b. Robert pattinson
    c. Campbell
    d. jet li
    e. michael Jackson
    jawaban: c

10. jamur dikelompokan menjadi … division
     a. 1
     b. 2
     c. 3
     d. 4
     e. 5
     Jawaban: c

11. jamur roti dan jamur tempe merupakan contoh dari division …
    a. ascomycota
    b. basidiomycota
    c. e.coli
    d. fragmentasi
    e. zygomycota
    jawaban: e

12. contoh dari divisio basidiomycota adalah …
     a. jamur merang dan jamur kuping
     b. jamur roti
     c. jamur tempe
     d. jamur shitake
     e. jamur paying
     jawaban: a

13. jenis jamur yang dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan adalah …
     a. jamur merang dan jamur kuping
     b. jamur shitake
     c. jamur paying
     d. jamur roti
     e. jamur tempe
     jawaban: b

Fungi


A. ciri – ciri fungi

Jamur merupakan organisme yang tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanannya sendiri melalui pristiwa fotosintetis seperti halnya tumbuhan lain. Jamur bersifat heterotrof yang memperoleh makanan dari sumber lainnya.

Berdasarkan cara hidupnnya, jamur dikelompokan menjadi organisme yang safrofitis bila jamur hidup dari organisme lain yang sudah mati atau dari sisa tumbuhan atau hewan. Adapun jamur yang hidup dari organisme lain yang masih hidup sehingga organisme tersebut mengalami kerugian atau mendatangkan penyakit bagi organisme yang di tumpanginya maka jamur tersebut dikelompokan menjadi organisme parasitis.

Jamur merupakan organisme eukariot. Anggotanya yang uniseluler ( bersel satu ) dan adapula yang multiseluler ( bersel banyak ). Dinding sel jamur tersusun dari kitin. Dan adapula yang sudah memiliki tubuh jamur, seperti payung, kuping, bulat.

Struktur jamur multiseluler memiliki sel – sel memanjang menyerupai batang ( filament ) yang disebut hifa. Hifa akan membentuk cabang – cabang seperti anyaman yang disebut miselium. Miselium ini akan berdiferensiasi membentuk alat reproduksi yang di sebut miselium generatif.

Hifa memiliki sel memanjang dengan sejumlah nucleus yang dipisahkan menjadi beberapa bagian septa. Setiap septa memiliki satu atau banyak pori. Pori – pori yang terdapat dalam septa memungkinkan sitoplasma bergerak dari satu sel kesel lainnya untuk menyebarkan nutrisi.

Jamur berkembang biak ( reproduksi ) dengan cara aseksula dan seksual. Banyak spesies jamur yang melakukan reproduksi aksesual dan seksual menggunakan spora. Spora di bentuk di bagian atas iselium.

B. klasifikasi jamur

Saat ini dikenal lebih dari 60.000 jeins jamur. Menurut Campbell ( 1998 : 576 ). Berdasarkan cara reproduksinya, jamur dikelompokan menjadi tiga division, yaitu :

1. division zygomycota, ciri – cirinya hifa tidak bersepta, spora seksula dengan zigospora, dan spora asesual dengan sporangiospora.

2. Divisio ascomycota,  cirri – cirinya hifa tidak bersepta, spora seksual dengan aksospora, dan spora asesual dengan konidiospora.

3. Divisio basidiomicota, cirri – cirinya hifa tidak bersepta, spora seksual dengan basidiospora, dan umumnya tidak memiliki spora aseksual.

C. peranan jamur pada kehidupan

1. peranan jamur yang menguntungkan dalam kehidupan
          a. sebagai bahan pangan
          b. sebagai obat – obatan
          c. sebagai decomposer

2. peranan jamur yang merugikan bagi kehidupan
          a. menyebabkan penyakit pada organisme lain
          b. sebagai pembusuk makanan
          c. penghasil racun

Sistem Operasi


System operasi merupakan penghubung antar pengguna komputeer dengan perangkat keras computer. Sebelum ada system operasi, orang hanya menggunakan computer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai system operasi dengan keunggulan masing – masing. Untuk lebih memehami system operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai system operasi itu sendiri.

Pengertian system operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber daya yang terdapat pada system computer dan menyediakan sekumpulan layanan ( system calls ) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber daya computer dapay lebih optimal.

Seperi kita ketahui bahwa computer terdiri dari elemen – elemen elektronika yang hanya mengenal dua keadaan saja yaitu arus positif dan negative. Karena hanya mengenal dua keadaan saja yang dapat dikenal, maka kerja dari peralatan – peralatannya pun berupa kombinasi dari kwedua keadaan tersebut. Kedaan tersebut sering disimbolkan dengan angka 1 untuk arus positif dan angka nol untuk angka negative.

Sedangkan manusia dapat mengenal beraneka ragam keadaan yang dapat disimbolkan seperti huruf – huruf ( A – Z dan a – z ) dan angka – angka ( 0 – 9 ). Dan manusia membentuk computer untuk menjadikannya sebagai peralatan Bantu.

Dilihat dari perbedaan yang mendasar akan kerja peralatan computer dengan kerja pada manusia dan kepentingan manusia akan computer; maka akan terlihat perlunya suatu penghubung. Keperluan akan penghubung tersebut merupakan suatu kebutuhan yang diinginkan oleh manusia untuk mempermudah pemakaian computer.

System operasi merupakan suatu nodul dasar dari system softwere yang umumnya dibuat oleh pembuat/perancang computer yang bersangkutan. Pembuatan system operasi tersebut pertama kali ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan akan kemudahan pemakaian computer dalam hal pengkodean. Pengkodean tersebut digunakan sebagai penghubung dari kode yang dikenal oleh mesin computer dengan kode yang dikenal oleh manusia.

System operasi bias didefinisikan sebagai :
  • Perangakat lunak yang bertindak sebagai perantara antara pemakai computer ( user ) dengan perangkat keras ( hardware )

Pemakai computer dibagi menjadi :
- Common user : pengguna computer biasa.
- Programmer : seorang yang membuat aplikasi/program
- Aplikasi ( program ) : sesorang yang menjadi operator pengguna program.

  • Tujuan dari adanya operating system adalah :
- Menjalankan program – program dari user dan membantu user dalam menggunakan computer.
- Menyediakan sarana sehingga pemakaian computer menjadi muadah ( convenient ).
- Memenfaatkan perangkat keras computer yang terbatas secra efisien ( resoursce manager ).